Harapan di Angka 25

Wah, Alhamdulillah sudah menginjak usia 25 tahun sekarang. Segala puji bagi Allah SWT bahwa masih memberikan saya kesempatan untuk tetap hidup, sehat, dan bahagia. Tentu tidak ada hentinya untuk terus bersyukur atas segala yang ada dalam hidup ini. Ya, apa yang ada sekarang adalah milik Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya. Tapi, tidak ada salahnya untuk menikmati 🙂

Tentu, akan selalu ada pertanyaan “kok bisa sih?” dengan apa yang sudah saya lewati, jalani, dan didapatkan. Saya rasa tidak hanya saya saja ya yang selalu merasa tidak menyangka dengan hidup ini.

Jujur, 25 tahun merupakan angka yang saya tunggu. Menurut saya, 25 tahun merupakan usia paling bisa bikin deg-degan bagi sebagian wanita. Kenapa? yap, sebagian wanita termasuk saya menetapkan 25 tahun sebagai batas usia untuk menikah, introspeksi diri, dewasa, tanggung jawab dan lain sebagai nya. Bagi saya 25 tahun adalah batas akhir saya untuk bermain-main, walaupun sebenarnya sudah dimulai saat usia 20 tahun. Tapi, 25 tahun ini sudah saatnya untuk mulai untuk memperbaiki diri menjadi seorang wanita yang sesungguhnya. Wow..wow..wow… usia akan terus bertambah, kehidupan di dunia akan semakin berkurang, karena tubuh akan semakin menua. Hmm.. tapi masih banyak sih wish list yang akan menjadi to-do list di usia yang sekarang ini.

  • Semakin bersyukur!

Bersyukur, kini harus menjadi kewajiban ya. Karena, bagi saya dengan bersyukur akan selalu merasa cukup dan kaya dengan apa yang ada dalam hidup ini. Apa pun yang terjadi harus tetap merasa syukur. Selain itu, agar dapat selalu bersyukur maka saya menerapkan bahwa apa yang terjadi dalam hidup ini merupakan jalan yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Tentunya, apa yang sudah ditentukan oleh Allah SWT merupakan jalan yang terbaik. Contoh paling sederhana, misalnya pada suatu hari saya memiliki janji bertemu dengan seseorang. Janji ini sudah sangat ditunggu, tapi keadaan berkata lain sehingga janji tersebut batal. Tentu ada rasa kecewa terlebih jika pertemuan tersebut terbilang penting. Tapi, kembali lagi berfikir bahwa hal tersebut sudah jalan paling baik yang ditentukan oleh Allah SWT. Bisa saja jika pertemuan terjadi justru ada hal-hal yang tidak diinginkan apalagi jika berhubungan dengan nyawa. Percayalah bahwa kegagalan merupakan sesuatu yang menyelamatkan kita dari suatu bahaya.

  • Menikah

Kalau poin yang kedua ini memang sudah menjadi doa saya, bahwa saya memang ingin menikah sebelum menginjak usia 25 tahun. Walaupun pada usia 20 tahun saya sempat mengurungkan niat ini. Namun entah mengapa banyak sesuatu yang menunjukan ke saya bahwa menikah salah satu jalan terbaik dari Allah SWT. Kalau urusan menikah ini sepertinya belum bisa saya jelaskan secara rinci beserta alasannya. Tapi, satu hal yang perlu diingat bahwa menikah merupakan ibadah kepada Allah SWT, menyempurnakan separuh agama, serta menjauhi diri dari segala perbuatan yang tidak disukai Allah SWT.

Selain menikah, menjadi Ibu yang baik bagi anak-anak kelak menjadi salah satu wish list saya. Tidak hanya baik, namun dapat berbagi ilmu dengan cara yang benar sehingga anak bisa menjadi seorang sahabat dengan Ibu nya. Ilmu yang dimiliki seorang Ibu adalah untuk anak-anaknya, karena Ibu merupakan madrasah bagi anak-anaknya. Jadi, kalau kalian merupakan seorang sarjana namun dikucilkan orang karena belum memiliki perkerjaan, jangan sedih. Karena, ilmu yang kalian miliki nanti nya sangat berguna untuk anak-anak kalian.

  • Membangun keluarga kecil 

Membangun keluarga kecil yang bahagia menjadi impian setiap orang. Yap, saya juga memiliki impian itu kok. Sekarang tinggal bagaimana saya mewujudkan mimpi tersebut dengan usaha dan doa.

  • Memiliki usaha kecil (profesi)

Bagi saya waktu dengan keluarga sangatlah berarti. Maka dari itu saya ingin menjadi seorang Ibu dan Istri yang memiliki banyak waktu untuk keluarga. Sehingga saya dapat melihat dan menikmati perkembangan anak. Maka dari itu saya memilih untuk memiliki usaha sendiri di rumah, entah apa pun itu tapi lihat saja nanti. Selain itu, kini saya mencoba untuk memiliki usaha yang dapat membantu orang banyak. Pelajaran yang perlu diambil adalah, memudahkan urusan orang itu sangat baik hukumnya. Kalau bisa usaha kecil yang saya miliki nanti dapat berupa kemanusiaan, InshaAllah.

Kalau disebutkan wish list lainnya bisa banyak sekali ya. Tapi, ini adalah wish list yang paling penting, InshaAllah dengan doa dan usaha semua bisa berjalan dengan lancar. Terakhir, untuk menjalankan ini semua tidak cukup jika hanya dengan doa dan usaha, namun harus dibarengi dengan niat yang baik.

Wish list di atas sudah ada sejak saya menginjak usia 20 tahun. Semakin bertambah usia (dalam bentuk bilangan angka) maka semakin banyak wish list saya. Alhamdulillah satu persatu sudah dilewati dan sedang dalam perjalanan untuk meraih kesuksesan. Kadang, ada beberapa wish list yang tanpa sadar sudah saya gapai, hingga akhirnya hanya bersyukur yang dapat saya ucap bahwa semua sudah berjalan mulus, Alhamdulillah. 

Wish list ini akan menjadi to-do list dalam waktu dekat, InshaAllah. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s