Living In This City, This Is What I’ve Got

Sore itu aku pulang dengan angkutan umu sehabis pulang dari tempat berbelanja di Jakarta. Saat itu saya naik angkutan umu dari Lebak Bulus. Siapa yang enggak tau Lebak Bulus, terminal yang semua angkutan umum nyangkut disana begitupun bus antar kota dan antar propinsi. Saya pulang pukul 14.30 WIB ya ya ya itu memang jam pulang kerja di Jakarta dan so crowded. Angkutan umu semua ramai terisi oleh orang-orang dengan wajah sangat lelah seakan siap memakan semua orang yang ada di sekitar nya. Ada yang berwajah ngantuk, membawa helm karena suami nya berjanji akan menjemputnya dengan motor tapi tidak jadi, ada yang sibuk memainkan handphone melepas penat seharian berkerja. Kalau dibilang Jakarta kota yang “keras“, ya saya akui memang IYA. Semua orang disini ditekan untuk berkerja sehingga apa hasilnya? banyak konflik yang terjadi. Ketika tekanan dari para bos untuk  menyelasaikan perkerjaan dengan “deadline” atau garis kematian semakin dekat, oh my god ini lah yang membuat seluruh orang di Jakarta tampak lebih galak saat berangkat dan pulang kerja.

Pada tahun ini di Path (social media) tersebar sebuah screen capture dari akun salah seorang wanita yang mencurahkan kekesalan nya dengan ibu-ibu hamil di dalam kereta. Hal ini menurut saya hanya sebagian kecil seputar konflik yang terjadi dalam transportasi umum di Jakarta. Oke, kembali lagi ke seorang wanita pemilik akun tersebut, jika dilihat dari sisi lain nya mungkin dia sedang ada masalah. Transportasi umum di Jakarta yang menurut saya masih kurang memadai ini juga memberikan efek yang tidak baik kepada masyarakat sekitarnya. Berkurang nya rasa tenggang rasa ini terjadi karena semua orang merasakan lelah saat harus pulang kerja sore bertemu dengan macet dan harus berangkat kembali pagi-pagi buta. Tentunya sebagian orang berangkat pagi-pagi buta untuk mendapatkan tempat duduk di transportasi umum ini karena jika berdiri selain berdesak yang di dalam kereta maka di bus akan merasakan kenikmatan macet ibu kota.  Mungkin ini sudah menjadi hal yang biasa di ibu kota ini, seperti aku yang melihat persis kejadian seorang bapak dan wanita yang saling beradu mulut di dalam angkutan umum yang aku naiki.

Saat itu memang jam pulang kantor, angkutan umum justru senang mangkal lama untuk mendapatkan penumpang. Angkutan umum yang mempunyai tradisi duduk secara berdempet ini menimbulkan konflik kembali haha, agak lucu sih saya liatnya. Jadi begini, seorang wanita memakai jilbab duduk di pojok dengan membawa helm, disamping nya wanita yang sibuk memainkan handphone, di samping nya juga sama, dan bapak tersebut duduk di ujung dekat dengan pintu. Saat itu kondisi angkutan umum sudah lumayan penuh, namun seperti biasa sang supir memaksakkan penumpang lain masuk demi kejar setoran. Kondisi semua orang yang lelah dan membakar emosi ini membuat seorang bapak tersebut kesal dan sambil menulis pesan pendek dengan teman nya ia berbicara dnegan nada yang sengit kepada wanita di pojok “Mba geser dong, tau kan kalau naik angkot itu 5 – 6?” dan seorang wanita itu langsung menengok dan kesal “Ini sudah geser pak, sudah cukup sempit”. Seorang wanita di samping nya pun menimpalkan kekesalan nya “Sudah sempit pak nggak bisa dipaksain dong”, lalu bapak itu tetap menjawab dengan nada kesal “Pernah naik angkot gak? kalo pernah tau dong 5-6 kalo nggak percaya tanya aja supirnya, dari dulu juga kalo naik angkot 5-6”. Lalu 3 wanita disamping bapak tersebut bergerutu dengan wajah kesal.

Ya, itu lah yang aku saksikan saat jam pulang kerja di Jakarta dan itu hanya sebagian kecil kehidupan di dalam transportasi umum di Jakarta. Satu hal yang paling menyedihkan adalah saat aku sedang naik bus dan sebagian orang tertidur sisanya asik main handphone mereka tidak menghiraukan seorang lansia yang berdiri menunggu penumpang turun untuk berganti duduk. Miris rasanya segitu lelah nya mereka hingga hilang rasa tenggang rasa nya. Tolong berikan lah tempat duduk untuk Lansia, ibu hamil, dan anak kecil di Transportasi Umum, ingatlah bagaimana jika itu terjadi dengan orang terdekat anda. Semoga tulisan ini bermanfaat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s